11 September 2008

Proyek Festival Batik Internasional 2009


I. LATAR BELAKANG MASALAH
Batik merupakan sebuah budaya Indonesia yang selalu menjadi kebanggan dan cirri khas yang tak ternilai. Batik sebagai salah sau budaya bangsa yang harus selalu diperjuangkan. Hanya dengan kejujuran dan tanggung jawab kita bersama sebagai pemilik dan pewaris keturunan seni batik haruslah menjadi sebuah kekhasan yang tiada duanya. Pernahkah kita dengar, bahwa batik pernah diklaim oleh negara Malaysia. Sebuah hal yang perlu untuk mendapatkan kepedulian yang lebih dan berarti. Sebuah karya terbesar dari tanah air Indonesia adalah sebuah batik yang ada dari tahun ke tahun.
Bertepatan dengan sebuah semboyan Indonesia yang selalu mempedulikan segala keindahan alamnya “VISIT INDONESIA 2008” mejadi sebuah momentum yang baik untuk meningkatkan rasa percaya diri akan keindahan dan keelokan negeri sendiri. Ditambah lagi dengan meningkatkan rasa nasionalisme dalam kebangkitan nasional yang selalu ditanamkan oleh Presiden RI pada peringatan 100 tahun kebangkitan nasional. VISIT INDONESIA 2008 harus diwujudkan dengan rasa kepedulian dan cinta akan tanah air.
VISIT INDONESIA 2008 menjadi landasan kegiatan untuk meningkatkan rasa solidaritas demokrasi yang berbhineka tunggal ika. Banyak daerah telah memulai kegiatan untuk menarik wisata asing dan untuk mempertunjukkan kebesaran budaya di masing masing-masing daerah.
Budaya batik belum terlalu menyentuh di Kota Salatiga. Layaknya kita sebagai pemilik dan pewaris budaya batik haruslah mempu dan menunjukkan eksistensi kita dalam meningkatkan kualitas sumber daya yang kita miliki. Sudah layakkah kita untuk bangga mempunyai sebuah karya besar berupa batik ini, kalau kita tidak memperkenalkan budaya batik ke kancah dunia. Membuka pikiran lama kita, dan menjadikan batik sebuah hal yang selalu diminati oleh kalangan anak muda yang mandiri dan anak muda yang mempunyai mobilitas yang tinggi. Generasi penerus bangsa inilah yang harusnya sadar dan menghargai budayanya sendiri.
Hal ini sudah menjadi hasil penelitian oleh Yayasan PULSE Tak Hanya Diam pada 1 Januari 2008 – 17 Januari 2008 di Kota Salatiga dan sekitarnya. Penelitian bertumpu pada studi kasus tentang pemahaman anak muda tentang budaya batik di masa era globalisasi di daerah Jawa Tengah. Penelitian ini dilakukan secara acak dalam pemilihan subjek penelitian. Subyek yang di ambil adalah orang muda dengan usia 17 – 25 tahun dengan tingkatan profesi yang berbeda di 10 kab/kota di Jawa Tengah. Jumlah subyeknya berkisar di 30 % jumlah penduduk di Jawa Tengah berusia 17 – 25 tahun. Sample yang dipakai sangat bervariasi dan acak. Hasil penelitian menunjukkan 74,3% responden menyatakan tidak menyukai berbusana batik dan 13,2% responden menyatakan menyukai berbusana batik, bahkan sisanya menyatakan terpaksa berbusana batik. Alasan yang selalu menonjol adalah berbusana batik itu hanya milik orang dahulu dan orang tua yang kurang tahu jaman. Hasil ini sangat menyedihkan sekali dan membuat batik menjadi sebuah budaya yang lama kelamaan akan termajinalkan dan tersingkir dibandingkan menggunakan tanktop. Hasil penelitian ini menjadi dasar atas terbentuknya ide atau gagasan tentang festival batik internasional ini.
Sebagai generasi muda pemilik dan penerima warisan budaya inilah yang menjadikan kami sebagai anak muda membuat sebuah pagelaran yang bertumpu pada nilai nasionalisme dan demokrasi. Bahkan kami akan selalu mengangkat persamaan hak setiap manusia untuk mendapatkan pengetahuan akan batik supaya siapapun dan dari golongan manapun dapat menerima dan memakai batik sebagai sebuah alat yang dapat mempersatukan segala hal yang kita inginkan. Sungguh indah jika batik menjadi kebanggaan anak muda yang akan menjadi generasi penerus dan pewaris ini.

NAMA PROGRAM
FESTIVAL BATIK INTERNATIONAL 2009

TUJUAN KEGIATAN
Tujuan Khusus : Menjadikan Busana Batik sebagai Busana Internasional.
Tujuan Umum : Mempromosikan Budaya Busana Batik pada Tingkat Internasional.
1. Memberikan pengetahuan dan pendidikan kepada masyarakat sipil bahwa budaya penggunaan busana batik itu perlu dilestarikan.
2. Memberikan sebuah pemahaman baru tentang budaya batik kepada masyarakat dunia.
3. Memberikan sebuah ruang publik yang sama antara seluruh budaya.
4. Memberikan ruang publik yang sama kepada budaya minoritas di masyarakat.
5. Memperkenalkan budaya minoritas di era globalisasi.
6. Mendukung program VISIT INDONESIA 2008.
7. Memberikan hiburan yang menarik kepada seluruh masyarakat tetapi tetap mengangkat tema budaya batik dalam hal segala kegiatannya. Membentuk ekuitas tentang batik kepada seluruh masyarakat yang madani dan berbudaya.
8. Membentuk sebuah budaya baru dalam pengemasan batik untuk kalangan anak muda yang dinamis dan fleksible.
9. Merupakan program rutin organisasi dalam memberikan pengetahuan tentang kesenian, budaya, dan segala hal tentang Indonesia.

HASIL YANG DIHARAPKAN
Eksternal
1. Masyarakat dunia menjadi tahu bahwa budaya Batik Indonesia mempunyai kekhasan yang tak akan pernah tertandingi oleh siapapun.
2. Masyarakat dunia menjadi faham budaya Batik perlu dilestarikan dan menjadikannya sebuah kebanggan yang tak terkira.
3. Kota Salatiga mendapatkan sebuah pemasukan baru dalam kepedulian terhadap budaya Indonesia.
4. Menyadarkan akademisi bahwa budaya Indonesia ( Kesenian Indonesia ) sudah mewariskan sebuah budaya batik untuk di pegang teguh.
5. Meningkatnya devisa negara.
6. Meningkatnya kepercayaan wisatawan luar negeri dengan Indonesia.
Sponsorship
1. Mendapatkan dampak yang sangat bagus untuk promo dan publikasi.
2. Efek yang sangat tepat untuk meningkatkan penjualan/selling product.
3. Mensosialisasikan produk kepada audiens akan sangat tepat karena festival ini merupakan festival batik pertama yang akan menggunakan teknik pendidikan orang dewasa dengan memasukkan batik didalamnya.
4. Menciptakan ekuitas yang baik dan penuh kepercayaan dari konsumen kepada perusahaan.
5. Menciptakan pemikiran bahwa perusahan juga mempunyai kepedulian kepada budaya minoritas Indonesia.
6. Menciptakan budaya pemakaian produk sebagai tanda untuk peduli dengan budaya Indonesia dan mwningkatkan penjualan dan pendapatan perusahaan.

WAKTU PELAKSANAAN
Hari : Rabu - Sabtu
Tanggal : 7 – 10 Januari 2009
Pukul : 09.00 – 21.00 WIB
Tempat : UKSW Kota Salatiga

JENIS KEGIATAN
1. Bazaar dan Pameran Batik Daerah. ( 7 – 10 Januari 2009 )
2. Pameran Lukisan dan fotografi bernuansa Batik. ( 7 – 10 Januari 2009 )
3. Kostumerisme Batik. ( 7 – 10 Januari 2009 )
4. Opening Ceremony : Peragaan Busana 100 super model Jawa Tengah ( 7 Januari 2009 )
5. Seminar dan Workshop : Batik dan Globalisasi. ( 7 – 10 Januari 2009 )
6. Karnaval Batik International. ( 8 Januari 2009 )
7. Transgender Care Batik. ( 8 Januari 2009 )
8. Peluncuran Batik Plumpungan Kota Salatiga. ( 9 Januari 2009 )
9. Pemilihan Wajah Batik Indonesia 2009. ( 9 Januari 2009 )
10. Pesta Batik Internasional : Show Your Culture with batik !!! ( 10 Januari 2009 )


Hak Cipta WebBlog :

Hak Cipta Di Lindungi Oleh Undang-Undang
Diciptakan oleh : ICT ( Website dan Documentation ) Festival Batik Internasional 2009